baaf21f88969bbfd53bed9c8c93c2f6f

Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi masyarakat agar saling memahami dan mengerti satu sama lain, sehingga bahasa berhubungan erat dengan budaya masyarakat di daerah tersebut. Ilmu yang mempelajari tentang ke-bahasa-an disebut Linguistik. Dalam blog ini, saya ingin menulis beberapa bahasa yang sudah saya kuasai agar bisa menambah khazanah ke-bahasa-an pribadi saya khususnya, dan semoga bisa bermanfaat bagi siapapun.

Menurut pengalaman saya, setiap bahasa memiliki keunikan dalam memandang suatu objek, seringkali tanpa disadari saat kita berbicara menggunakan bahasa tertentu, kita diajak berfikir sesuai dengan kebiasaan cara berfikir masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut. Secara garis besar, saya simpulkan terdapat dua pola, yaitu pola induktif dan deduktif. Pola pertama yaitu pola induktif berarti pola kalimat dalam bahasa tersebut umumnya menempatkan objek di akhir kalimat, pembicara umumnya menerangkan apa yang ingin diperbuat dan menyimpulkan diakhir pembicaraan. Misalnya bahasa Indonesia, Inggris, dan Cina. Pola kedua yaitu pola deduktif berarti pola kalimat dalam bahasa tersebut umumnya menempatkan objek di awal kalimat, pembicara umumnya menyimpulkan terlebih dahulu selanjutnya menerangkan apa yang ingin diperbuat dan alasannya, misalnya bahasa Arab dan Jepang. Pola kedua nya tidak lah mutlak, karena setiap bahasa punya fleksibilitas sehingga untuk penempatan objek bisa di awal ataupun di akhir, tergantung si pembicara. Berbeda halnya dengan subjek, kebanyakan ditempatkan di awal, karena menunjukan penjelasan akan siapa pelaku objek.

Berikut beberapa tulisan terkait bahasa-bahasa yang saya kuasai:

Sunda

Indonesia

Arab

Inggris

Cina

Jepang

Belanda

Tulisan di blog ini menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama, sehingga penterjemahan akan menggunakan bahasa Indonesia (bahasa resmi/official saya).

____________________________________________________________________________________________

Language serves as a public communication tool in order to understand each other, so that the language is closely related to culture in the area. The study of language is called Linguistics. In this blog, I want to write some language that I mastered in order to add to enhance my language skill, and may be useful for anyone.

In my experience, every language has unique when it puts an object, when we speak a certain language, without realizing we have to think in accordance with habitual ways of thinking about people who use the language. Referring to many language patterns, I conclude that there are two patterns, namely inductive and deductive pattern. The inductive pattern is a pattern when generally puts the object at the end of the sentence, the speaker generally explains what he/she wants to do and concludes at the end of the conversation. For example, Indonesian, English, and Chinese. The deductive pattern is a pattern when generally put the object at the beginning of the sentence, the speaker concludes further and explains beforehand what he/she wants to do and why. For example Arabic and Japanese. Both patterns were not absolute belong to each language, because every language has flexibility so the object placement can be at the beginning or the end, depending on the speaker intention. Unlike with the subject, it is mostly placed at the beginning, because it shows an explanation of who the performer of the object.

This blog post using the Indonesian language as the primary language, so the translation will use the Indonesian language.

7f4d499b0ba7c57e363f8d3c9fa9bb04

Advertisements