PERPIPAAN

plumbing-piping_featured-image-e1436533606813

Terdapat tiga (3) istilah terkait perpipaan yang ada dalam bahasa inggris yaitu:

  1. Plumbing, secara umum menggambarkan alat pengangkut air, gas, dan cairan pekat tanpa ada spesifikasi kondisi tertentu, sehingga biasanya tanpa dibantu alat lainnya seperti pompa.
  2. Piping, secara umum menggambarkan alat pengangkut air, gas, dan cairan pekat yang dibantu oleh alat lainnya seperti pompa karena adanya tekanan yang tinggi, laju alir yang besar, dan peningkatan suhu yang tinggi atau adanya material berbahaya (hazardous).
  3. Tubing, secara umum menggambarkan piping dalam bentuk yang jauh lebih kecil dan ringan karena kemampuannya yang bersifat lentur dan fleksibel.

Antara istilah plumbing dan piping kadang disamakan karena aplikasinya yang banyak digunakan dirumah tangga dan lingkungan sekitarnya.

MATERIAL PIPA

Material pipa yang dapat kita temukan saat ini cukup bervariasi, diantaranya sebagai berikut:

  1. Galvanized Carbon Steel (GCS) or Steel Galvanized Pipe (SGP)
  2. Impact-Tested Carbon Steel (ITCS)
  3. Low-Temperature Carbon Steel (LTCS)
  4. Stainless Steel (SS) or Steel Use Stainless (SUS)
  5. Malleable Iron
  6. Non-ferrous Metals (includes copper, inconel, incoloy, and cupronickel)
  7. Non-metallic (includes Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS), Fibre-Reinforced Plastic (FRP), Polyvinyl Chloride (PVC), High-Density PolyEthylene (HDPE), and Toughened-glass)
  8. Chrome-molybdenum (alloy) steel

Pada perpipaan sistem pengolahan air, banyak digunakan material pipa SGP atau disebut juga SGPW (Steel Galvanized Pipe for Water service) dan SUS. Perbedaan antara galvanized steel dan stainless steel terletak pada komposisinya. Stainless steel dilapisi minimal 10% chromium (Cr) sedangkan galvanized carbon steel dilapisi dengan zinc oxide untuk melindungi terjadinya pengkaratan (rusting).

Perbedaan Galvanized dan Stainless.jpg

Kemampuan stainless steel dalam menghindari pengkaratan jauh lebih baik dibandingkan galvanized steel (lihat gambar bawah). Pada stainless steel terdapat 2 jenis yang banyak digunakan yaitu SUS 304 dan SUS 316. Perbedaan keduanya adalah kemampuan terjadinya korosi yang disebabkan oleh larutan klorida (garam) yang banyak ditemukan dilingkungan sekitar (seperti air laut). Ion klorida dapat memicu terjadinya korosi disekitar metal, yang disebut ‘pitting’ artinya perluasan tingkat korosi dibawah lapisah kromium yang melapisi baja. Larutan yang mengandung minimal 25 ppm Natrium Chloride (NaCl) dapat memicu terjadinya efek pitting. SUS 304 banyak sekali digunakan dengan komposisi chromium hingga 16 dan 24% dengan komposisi nickel lebih dari 35%, untuk tipe ini akan mudah terjadinya korosi jika terdapan ion klorida yang tinggi. Sedangkan SUS 316 memiliki komposisi sama dengan SUS 304 akan tetapi terdapat penambahan molybdenum sekitar 2-3% untuk menghindari terjadinya korosi yang disebabkan oleh ion klorida dan solvent lainnya. Sehingga SUS 316 banyak digunakan pada sistem pengolahan air laut.

STANDARD PIPA

Kualitas sistem perpipaan tergantung pada prinsip design, kontruksi, dan sistem maintenance-nya. Sehingga setiap pipa akan mengacu pada standard yang sudah berlaku dibeberapa negara. Berikut merupakan organisasi standard dibeberapa negara yang memiliki kode dan standar perpipaan:

  1. AFNOR – French Norms
  2. ASME – American Society of Mechanical Engineers
  3. ASTM – American Society for Testing and Materials
  4. BS – British Standards
  5. SCC – Canadian Norms
  6. DIN – German Norms
  7. EN – Euronorm
  8. GOST – Russion Norms
  9. ISO – International Organization for Standardization
  10. JIS – Japaneses Standards
  11. NACE – The Corrosion Society
  12. SASO – Saudi Arabian Standards Organization
  13. UNI – Italian Standards

Umumnya setiap organisasi standard memiliki komite yang berasal dari kalangan industri, manufaktur, group profesional, pengguna, pemerintah, industri asuransi, dll. Komite akan bertanggung jawab dalam mengatur, mengupdate, dan mereview kode standard yang berlaku untuk dipublikasikan secara berkala. Sehingga seorang profesional perpipaan perlu mengupdate informasi setiap revisi terbaru dari standard yang digunakan.

KOMPONEN PERPIPAAN

Sistem perpipaan terdiri atas beberapa komponen yang dirangkai dalam satu kesatuan bertujuan untuk alat transportasi fluida dari penampung fluida ke penampung fluida lainnya. Komponen sistem perpipaan terdiri atas beberapa bagian:

  1. Pipe (Pipa)
  2. Pipe Fittings (Sambungan pipa)
  3. Flanges (Alat penggabung ke komponen lain)
  4. Gasket (Lapisan sambungan antar komponen)
  5. Bolting (Baut)
  6. Valves (Katup)

 (1) Pipe – Jenis dan material pipa telah dijelaskan diatas. Adapun ukuran pipa berbeda-beda sesuai dengan aplikasinya, hal yang perlu diperhatikan adalah: a) Actual Outside Diameter (OD), ukuran diameter bagian luar pipa, b) Average Inside Diameter (ID), ukuran diameter bagian dalam pipa, dan c) Wall Thickness atau Schedule, ketebalan pipa. Terdapat beberapa istilah untuk ukuran pipa, berikut konversi standar ukuran pipa yang bisa dijadikan acuan berdasarkan OD-nya.

pvc_pipe_dimensions.jpg

c01d-unthreadedpipedimensions1-gis.png

 

(2) Pipe Fittings – merupakan beberapa komponen yang digunakan untuk menyambung dua buah pipa atau lebih, terdiri atas 5 bagian yaitu: a) Elbow, b) Tee, c) Reducer, d) Couplings, dan e) Swage Nipples. Adapun dari sifat tetap tidaknya dibagi menjadi 2 jenis: a) Welded Component, yaitu sambungan bersifat tetap digunakan penge-las-an pada prosesnya, b) Threaded Component, yaitu sambungan bersifat fleksibel dan mudah dilepas menggunakan ulir.

Stainless_steel_Quick_Coupling_Type_F_634772804401567193_3.jpg

(3). Flanges – merupakan sambungan baut dimana dua buah atau lebih pipa, equipment, fitting dan valve dihubungkan bersama-sama. Terdapat beberapa tipe flange diantaranya yaitu a) welding-neck, b) threaded, c) slip-on, d) socket weld, e) lap-joint, f) blind, dan g) orifice flange and plate, dan h) spectable blind.

flanges-image.jpg

(4). Gasket – merupakan lapisan material yang dipasang diantara dua permukaan benda (contohnya flange), dimana di dalamnya terdapat fluida bertekanan agar mencegah terjadinya kebocoran. Gasket biasanya dibuat dari material metal dan non-metal. Contoh gasket metal yaitu terbuat dari tembaga, alumunium, dan kuningan, sedangkan gasket non-metal dibuat dari asbes, kertas, karet, rami, kulit, silikon, gabus, neoprene, karet nitril, fiberglass, PTFE (Polytetrafluoroethylene), atau polimer plastik seperti PCTFE (Polychlorotrifluoroethylene). Terdapat sekitar 6 jenis gasket berdasarkan bentuknya yaitu: a) flat gasket, b) spiral wound gasket, c) metal O-ring gasket, d) metal U-ring gasket, e) Metal C-ring gasket, dan f) Metal spring-energizing rings. Untuk aplikasi pada flange, gasket dibedakan menjadi beberapa tipe diantara yaitu a) tipe D, ukurannya cocok dengan cincin bagian dalam ring-type-joint flanges, b) tipe E, ukurannya sama dengan diameter luar flange dan disesuaikan dengan potongan baut, dan c) tipe F, ukurannya disesuaikan dengan bagian dalam flange saja tanpa ada lubang yang disesuaikan dengan baut.

gasket

insulating

(5). Bolting – biasa disebut baut yang memiliki alur heliks penguat (threaded fastener) disertai dengan tabung dengan alur heliks (male thread). Setiap baut memiliki mur (nut) sebagai penguatnya.

(6). Valves – disebut juga katup yaitu alat untuk mengatur, mengarahkan atau mengontrol aliran fluida dengan cara membuka, menutup, atau menghalangi sebagian. Pada saat katup terbuka, maka fluida akan mengalir dari tekanan tinggi ke tekanan yang lebih rendah. Terdapat banyak jenis katup, berikut diantaranya yang banyak dipakai yaitu ball valve, butterfly valve, clapper valve, check valve, choke valve, diaphragm valve, gate valve, globe valve, needle valve, pinch valve, piston valve, knife valve, plug valve, solenoid valve dan safety valve.

water-valves.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s