Standar Air Minum

times-to-drink-water

Setiap hari kita minum air yang kita beli dari beberapa perusahaan penyedia air minum baik dalam bentuk botol atau galon. Standar air yang dibuat oleh perusahaan air minum akan mengacu pada regulasi yang ada. Di Indonesia sendiri, setiap perusahaan air minum mengacu pada peraturan PERMENKES RI NOMOR 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang PERSYARATAN KUALITAS AIR MINUM, adapun di Amerika biasanya mengacu pada standar EPA (Environmental Protection Agency).

Didalam Permenkes dijelaskan bahwa air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Sedangkan penyelenggara air minum dapat berupa Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Miliki Daerah (BUMD), koperasi, badan usaha swasta, usaha perorangan, kelompok masyarakat dan/atau individual yang melakukan penyelenggaraan persediaan air minum. Untuk air minum yang aman haruslah memenuhi persyaratan fisika, mikrobiologis, kimiawi, dan radioaktif yang tertera didalam parameter wajib dan tambahan.

Berikut regulasi PERMENKES RI NOMOR 492/MENKES/PER/IV/2010 yang ditanda tangani pada tanggal 19 April 2010, dimana terdiri atas 2 parameter:

I. PARAMETER WAJIB
Pada parameter wajib mencakup parameter yang berhubungan langsung dan tidak langsung dengan kesehatan.

A. Parameter yang langsung berhubungan dengan kesehatan
Adapun parameter ini terbagi menjadi 2 kategori:

  • Parameter Mikrobiologi
    1) Eschericia Coli: 0 jumlah per 100 ml sampel
    2) Total Bakteri Coliform: 0 jumlah per 100 ml sampel
  • Parameter Kimia Anorganik
    1) Arsen: ≤ 0,01 mg/L
    2) Fluorida: ≤ 1,5 mg/L
    3) Total Kromium: ≤ 0,05 mg/L
    4) Kadmium: 0,003 mg/L
    5) Nitrit (sebagai NO2-): ≤ 3 mg/L
    6) Nitrat (sebagai NO3-): ≤ 50 mg/L
    7) Sianida: ≤ 0,07 mg/L
    8) Selenium: ≤ 0,01 mg/L

B. Parameter yang tidak langsung berhubungan dengan kesehatan
Untuk parameter ini terbagi atas 2 kategori:

  • Parameter Fisik
    1) Bau: tidak berbau
    2) Warna: ≤ 15 TCU
    3) Total zat padat terlarut (TDS): ≤ 500 mg/L
    4) Kekeruhan (turbidity): ≤ 5 NTU
    5) Rasa: tidak berasa
    6) Suhu: suhu udara ± 30C
  • Parameter Kimiawi
    1) Aluminium: ≤ 0,2 mg/L
    2) Besi: ≤ 0,3 mg/L
    3) Kesadahan (hardness): ≤ 500 mg/L
    4) Klorida: ≤ 250 mg/L
    5) Mangan: ≤ 0,4 mg/L
    6) pH: 6,5 – 8,5
    7) Seng: ≤ 3 mg/L
    8) Sulfat: ≤ 250 mg/L
    9) Tembaga: ≤ 2 mg/L
    10) Amonia: ≤ 1,5 mg/L

II. PARAMETER TAMBAHAN
Pada peraturan ini disebutkan juga persyaratan lain terkait dengan senyawa-senyawa kimia yang berbahaya bagi kesehatan sebagai parameter tambahan. Hal ini diatur dalam 2 jenis, kimiawi dan radioaktifitas.

A. Kimiawi
Adapun parameter ini terbagi menjadi 2 kategori:

  • Bahan Anorganik
    1) Air Raksa: ≤ 0,001 mg/L
    2) Antimon: ≤ 0,02 mg/L
    3) Barium: ≤ 0,7 mg/L
    4) Boron: ≤ 0,5 mg/L
    5) Molybdenum: ≤ 0,07 mg/L
    6) Nikel: ≤ 0,07 mg/L
    7) Sodium: ≤ 200 mg/L
    8) Timbal: ≤ 0,01 mg/L
    9) Uranium: ≤ 0,015 mg/L
  • Bahan Organik
    1) Zat Organik (KmnO4): ≤ 10 mg/L
    2) Deterjen: ≤ 0,05 mg/L
    3) Chlorinated alkanes
    – Carbon tetrachloride: ≤ 0,004 mg/L
    – Dichloromethane: ≤ 0,02 mg/L
    – 1,2-Dichloroethane: ≤ 0,05 mg/L
    4) Chlorinated ethenes
    – 1,2-Dichloroethene: ≤ 0,05 mg/L
    – Trichloroethene: ≤ 0,02 mg/L
    – Tetrachloroethene: ≤ 0,04 mg/L
    5) Aromatic hydrocarbons
    – Benzene: ≤ 0,01 mg/L
    – Toluene: ≤ 0,7 mg/L
    – Xylenes: ≤ 0,5 mg/L
    – Ethylbenzene: ≤ 0,3 mg/L
    – Styrene: ≤ 0,02 mg/L
    6) Chlorinated benzenes
    – 1,2-Dichlorobenzene (1,2-DCB): ≤ 1 mg/L
    – 1,4-Dichlorobenzene (1,4-DCB): ≤ 0,3 mg/L
    7) Lain-lain
    – Di(2-ethylhexyl)phthalate: ≤ 0,008 mg/L
    – Acrylamide: ≤ 0,0005 mg/L
    – Ephichlorohydrin: ≤ 0,0004 mg/L
    – Hexachlorobutadiene: ≤ 0,0006 mg/L
    – Ethylenediaminetetraacetic acid (EDTA): ≤ 0,6 mg/L
    – Nitrilotriacetic acid (NTA): ≤ 0,2 mg/L
  • Pestisida
    1) Alachlor: ≤ 0,02 mg/L
    2) Aldicarb: ≤ 0,01 mg/L
    3) Aldrin dan dieldrin: ≤ 0,00003 mg/L
    4) Atrazine: ≤ 0,002 mg/L
    5) Carbofuran: ≤ 0,007 mg/L
    6) Chlordane: ≤ 0,0002 mg/L
    7) Chlorotoluron: ≤ 0,03 mg/L
    8) DDT: ≤ 0,001 mg/L
    9) 1,2-Dibromo-3-chloropropane (DBCP): ≤ 0,001 mg/L
    10) 2,4-Dichlorophenoxyacetic acid (2,4-D): ≤ 0,03 mg/L
    11) 1,2-Dichloropropane: ≤ 0,04 mg/L
    12) Isoproturon: ≤ 0,009 mg/L
    13) Lindane: ≤ 0,002 mg/L
    14) MCPA: ≤ 0,002 mg/L
    15) Methoxychlor: ≤ 0,02 mg/L
    16) Metolachlor: ≤ 0,01 mg/L
    17) Molinate: ≤ 0,006 mg/L
    18) Pendimethalin: ≤ 0,02 mg/L
    19) Pentachlorophenol (PCP): ≤ 0,009 mg/L
    20) Permethrin: ≤ 0,3 mg/L
    21) Simazine: ≤ 0,002 mg/L
    22) Trifluralin: ≤ 0,02 mg/L
    23) Chlorophenoxy herbicides selain 2,4 D- dan MCPA
    – 2,4-DB: ≤ 0,09 mg/L
    – Dichlorprop: ≤ 0,1 mg/L
    – Fenoprop: ≤ 0,009 mg/L
    – Mecoprop: ≤ 0,001 mg/L
    – 2,4,5-Trichlorophenoxyacetic acid: ≤ 0,009 mg/L
  • Desinfektan dan Hasil Sampingannya
    1) Desinfektan
    – Chlorine: ≤ 5 mg/L
    2) Hasil Sampingan
    – Bromate: ≤ 0,01 mg/L
    – Chlorate: ≤ 0,7 mg/L
    – Chlorite: ≤ 0,7 mg/L
    3) Chlorophenols
    – 2,4,6-Trichlorophenol (2,4,6-TCP): ≤ 0,2 mg/L
    – Bromoform: ≤ 0,1 mg/L
    – Dibromochloromethane (DBCM): ≤ 0,1 mg/L
    – Bromodichloromethane (BDCM): ≤ 0,06 mg/L
    – Chloroform: ≤ 0,3 mg/L
    4) Chlorinated acetic acids
    – Dichloroacetic acid: ≤ 0,05 mg/L
    – Trichloroacetic acid: ≤ 0,02 mg/L
    5) Halogenated acetonitrilies
    – Dichloroacetonitrile: ≤ 0,02 mg/L
    – Dibromoacetonitrile: ≤ 0,07 mg/L
    6) Cyanogen chloride (sebagai CN): ≤ 0,07 mg/L

B. Radioaktifitas
Meliputi 2 kategori:

1) Gross alpha activity: ≤ 0,1 Bq/L
2) Gross beta activity: ≤ 1 Bq/L

Sehubungan dengan standar kualitas air minum di negara lain, biasanya memiliki standar yang berbeda-beda. Beberapa negara mengacu pada standar EPA dari Amerika Serikat, dan bisa dilihat di link berikut: Table of Regulated Drinking Water Contaminants. Adapun berdasarkan standar World Health Organization (WHO), bisa dibuka dilink berikut:

1. International Standar for Drinking Water, 3rd ed., 1971.
2. European Standard for Drinking Water, 2nd ed., 1970.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s