Perkembangan teknologi semakin canggih hingga mengarah pada teknologi mikro dan nano. Produk skala mikro sampai nano semakin banyak ditemukan mulai dari semikonduktor, kesehatan, nanolitografi, sampai dunia film seperti film dokumenter yang berjudul “Cannibal mites“. Mikroskop elektron mampu menghasilkan gambar hingga mencapai resolusi 50 pm dengan pembesaran dapat mencapai 10 juta kali, kemampuan ini disebabkan elektron memiliki panjang gelombang 100 ribu kali lebih pendek dari pada cahaya tampak, dimana mikroskop cahaya tampak hanya dapat mencapai resolusi 200 nm dengan pembesaran maksimal hingga 2000 kali. Pada mikroskop elektron digunakan lensa elektromagnetik dan elektrostatik untuk mengontrol pergerakan elektron sehingga fokus pada permukaan sampel.

Secara garis besar mikroskop elektron dibagi menjadi dua, yaitu scanning electron microscope (SEM) dan transmission electron microscope (TEM). Jika kita bandingkan dengan mikroskop cahaya maka prinsip kerja SEM seperti penggunaan reflected light dimana cahaya akan dipantulkan oleh sampel, sedangkan prinsip kerja TEM seperti penggunaan transmitted light dimana cahaya akan menembus dan melewati sampel. Pada artikel berikut saya mencoba menjelaskan mengenai prinsip dasar SEM. Contoh hasil penggunaan SEM dapat dilihat dari gambar disamping berupa mata lebah yang memiliki tingkat resolusi yang lebih baik dibandingkan menggunakan mikroskop cahaya.

Maret 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s