Pe-ne-li-ti…. begitulah ejaan bagi seseorang yang melakukan suatu rangkaian penelitian dengan mengobservasi hal2 yang terjadi di alam semesta baik yang berhubungan dengan manusia, dirinya sendiri ataukah alam itu sendiri. Saat ini kata tersebut terkesan diemban hanya bagi seseorang yang mengobservasi alam yang meliputi ilmu kimia, fisika ataupun biologi. Sedangkan seseorang yang mempelajari keberaadaan tuhan atau teologi dalam bahasa yunani seolah-olah tidak dikatakan sebagai peneliti. Padahal keterkaitan antara ciptaan dan sang pencipta sangatlah erat sekali, sehingga alam semesta sebagai ciptaan dari sang pencipta merupakan suatu pembuktian kuat atas keberadaan sang pencipta…..

Hal yang menarik untuk diamati adalah ketidakteraturan dan keteraturan alam semesta. keteraturan yang tercipta oleh sang pencipta dan ketidakaturan yang tercipta oleh ciptaan-Nya menghasilkan keselarasan dalam alam semesta…. seperti halnya anabolisme dan katabolisme dalam tubuh manusia itu sendiri. Seorang peneliti sudah selayaknya disandarkan hanya bagi ciptaan yang memiliki kemampuan untuk meneliti… artinya ciptaan yang dianugerahkan akal oleh sang pencipta….. dengan kata lain setiap manusia adalah seorang peneliti.

Sekelompok manusia telah mengklaim sebagai peneliti dan kelompok lainnya tidak merasa sebagai peneliti. Tetapi tidak sedikit dari kelompok pertama yang tidak menemukan hubungan antara ciptaan dengan sang pencipta dan banyak pula dari kelompok kedua yang mengakui keberadaan sang pencipta hanya sebatas dogma dan keyakinan yang tidak mendasar. Yang paling menarik adalah seseorang yang mencari keberadaan tuhan dengan melihat keteraturan ciptaan sebagai penciptaan oleh dirinya sendiri…… Bagaimana mungkin suatu ciptaan dapat menciptakan dirinya sendiri sedangkan dia tergantung dengan ciptaan lainnya?…….

Selayaknya kita sadar bahwa kita merupakan ciptaan yang dianugerahkan untuk menjadi seorang peneliti… dalam mencari kebenaran. Seluruh alam semesta merupakan tanggung jawab peneliti untuk dapat dilestarikan…. karena hanya seorang peneliti lah yang dapat mengetahui apa yang diamanahi sang pencipta untuk memelihara seluruh ciptaannya. Keterbatasan kita sebagai yang dicipta diantaranya adalah ketidakmampuan mengingat seluruh dari apa yang terjadi di alam, oleh karena itu butuh kesadaran kita untuk menulis apa yang kita observasi, sehingga diharapkan dapat menjadi pengingat bagi setiap orang….. karena tulisan ibarat pengikat dari binatang buruan suatu ilmu…..

Milikilah segera “Research Databook” anda untuk menjadi seorang peneliti…. selamat bagi teman-teman yang telah memilikinya… semoga ilmu yang anda pelajari dapat bermanfaat bagi seluruh alam semesta. Wassalam….

Center for Membrane Technology (CMT Taiwan)….akhir Oktober, 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s